Mengenal Negara Inggris Lebih Dalam, Yuk!
Inggris, siapa yang tak mengenal negara yang satu ini? Inggris adalah salah satu negara maju yang memegang peranan penting di dunia baik dalam perekonomian, politik maupun budaya. Bahkan, bahasanya dilegalisasi dan diakui sebagai bahasa internasional.
Dilihat dari sudut pandang geografis, Inggris terletak di benua Eropa, tepatnya di Eropa bagian barat. Secara astronomis, Inggris berada antara 500 LU - 600 LU da 80 BB - 20 BT, sehingga wilayahnya beriklim sedang dalam klasifikasi iklim matahari. Berkaitan dengan iklim di wilayahnya, negara yang dijuluki sebagai "Matahari Tak Pernah Tenggelam" karena memiliki wilayah jajahan di hampir setiap benua di dunia ini ternyata juga kaya akan keanekaragaman biosfer, dalam hal ini khususnya adalah penduduk yang mendiami wilayah Inggris Raya.
- Suku Inggris
- Suku Inggris
Penduduk asli Inggris adalah Suku Briton, yang mana termasuk keturunan suku Arya dari India. Konon, sebagian bangsa yang mendiami banyak daratan Eropa hingga abad pertengahan merupakan suku-suku Barbar dan Nomaden. Mereka merupakan keturunan ras Arya dan telah datang ke daratan Eropa ribuan tahun yang lalu. Setelah tersebar ke seluruh daratan Eropa dan menyesuaikan dengan keadaan lingkungan mereka, suku Arya mulai mengembangkan bahasa dan kebudayaan mereka sendiri-sendiri. Salah satu teori menjelaskan bahwa orang-orang Arya pada awalnya berasal dari India dan menemukan jalan mereka ke Eropa. Banyak dari mereka pergi terus ke utara dan menetap di sana sebagai pelaut. Orang-orang ini menempati daerah Skandinavia dan Laut Baltik. Mereka disebut sebagai Viking. Selain pandai berburu, orang-orang ini merupakan pelaut yang handal dan pemberani. Bangsa Arya ini masih merupakan orang yang kurang berperadaban. Mereka adalah kumpulan orang Barbar yang gemar berperang dan percaya pada banyak hal-hal mistis.
Penduduk tunggal terbesar bangsa Inggris tinggal di Inggris, yakni salah satu negara nagian di Inggris Raya. Secara historis, penduduk Inggris adalah keturunan dari beberapa bangsa, yang paling awal adalah bangsa Briton, ada pula suku bangsa Jermanik yang menetap di wilayah tersebut termasuk diantaranya bangsa Anglo, Saxon dan Jutlandia yang secara bersama-sama dikenal sebagai bangsa Anglo-Saxon yang kemudian mendirikan Inggris, serta ada juga bangsa Dane, Norman dan lainnya.
Setelah Akta Penyatuan 1707, ketika Kerajaan Inggris digantikan oleh Kerajaan Britania Raya, adat kebiasaan dan identitas bangsa Inggris menjadi berkaitan erat dengan adat dan identitas Britania atau Inggris Raya. Saat ini, penduduk Inggris merupakan keturunan dari beberapa wilayah di Britania Raya serta ada beberapa pula yang berdarah campuran yakni keturunan imigran dari negara Eropa lainnya dan Persemakmuran karena Inggris juga memiliki negara-negara Persemakmuran yang mana bekas jajahan Inggris.
Menurut Oxford English Dictionary, kata "English" (Bangsa Inggris) adalah milik etnis Teutonik secara berkelompok disebut Angelcynn yang terdiri dari Anglo, Saxon dan Jutlandia yang memasuki Inggris Raya pada abad ke-5 M. Namun, dalam penggabungan elemen-elemen kelompok Kelt dan Skandinavia yakni pada abad ke-11 M, penduduk pada orang "Inggris" merupakan semua penduduk asli Inggris dari manapun nenek moyang mereka. Tetapi, untuk satu atau dua generasi setelah Penaklukan Normandia, keturunan-keturnan penakluk, walaupun dilahirkan di Inggris, selanjutnya dianggap "Perancis". Jadi, perkataan Inggris, seperti digunakan pada orang, adalah untuk suatu waktu terbatas pada mereka yang nenek moyangnya memasuki Inggris sebelum Penaklukan.
Namun, sekarang kata "Bahasa Inggris" bisa digunakan untuk merujuk pada suatu "Negara Inggris" yang memuat siapapun yang menganggap diri mereka Inggris dan dianggap Inggris oleh banyak orang. Tetapi, sebagian orang ada yang menganggap dan berpandangan orang Inggris secara lebih eksklusif. Yakni sebagai orang "Anglo-Saxon" atau sekurang-kurangnya suatu etnis "Putih" yang berasal dari moyang yang sama.
- Perkembangan Penduduk
London merupakan kota global dan memiliki populasi terbesar di Britania Raya. Sejauh ini, Kawasan Perkotaan London Raya adalah kawasan terbesar di Inggris, dan juga merupakan salah satu kota tersibuk di dunia. Kawasan perkotaan besar lainnnya yang cukup berpengaruh terdapat di Inggris bagian utara atau di Midlands. Ada enam puluh enam (66) permukiman yang telah diberi status sebagai kota di Britania Raya. Lima puluh (50) diantaranya terdapat di Inggris.
Cukup banyak kota di Inggris yang tergolong besar dari segi ukuran, kota-kota ini antara lain: Birmingham, Sheffield, Manchester, Liverpool, Leeds, Newcastle, Bradford, Nottingham dan sebagainya. Jumlah populasi yang besar bukanlah prasyarat utama agar suatu permukiman diberi status kota. Secara tradisional, status kota diberikan kepada permukiman-permukiman yang telah memiliki katedral keuskupan. Akibatnya, kota-kota kecil seperti Wells, Ely, Ripon, Truro dan Chichester juga berstatus kota. Menurut Office for National Statistics, sepuluh kawasan perkotaan terbesar di Inggris adalah sebagai berikut:
![]() |
| Sepuluh kawasan perkotaan terbesar di Inggris menurut Office for National Statistics. |
- Demografi
Dengan jumlah penduduk lebih dari 53 juta jiwa, Inggris adalah negara dengan populasi terpadat di Britania Raya. Jumlah tersebut setara 84% dari total keseluruhan penduduk Britania Raya. Secara Personal, Inggris merupakan negara dengan jumlah populasi terbesar keempat di Uni Eropa dan ke-25 di dunia. Inggris memiliki penduduk 407 jiwa per kilometer persegi,terpadat di Uni Eropa setelah Malta.
Bangsa Inggris (English) secara otomatis juga tergolong bangsa Britania (British). Beberapa bukti genetik menunjukkan bahwa 75-95% keturunan dari garis ayah bangsa Inggris berasal dari permukiman zaman prasejarah dari Semenanjung Iberia, sedangkan 5% lebihnya berasal dari bangsa Anglos dan Saxons serta sedikit keturunan bangsa Norse.
Namun, studi genetik lainnya memperkirakan bahwa setengah dari gen bangsa Inggris terdiri dari Norse-Jermanik. Seiring waktu, berbagai kebudayaan juga turut memengaruhi asal-usul bangsa Inggris. Kebudayaan ini di antaranya berasal dari Britania Prasejarah, Britonik, Romawi, Anglo-Saxon, Viking, Gaelik serta pengaruh besar dari bangsa Normandia. Terdapat diaspora bangsa Inggris di wilayah-wilayah bekas jajahan Britania, khususnya Amerika Serikat, Kanada, Australia, Chili, Afrika Selatan, dan Selandia Baru. Sejak akhir tahun 1990-an, banyak warga Inggris yang berimigrasi ke Spanyol.
Pada saat Domesday Book disusun pada tahun 1086, lebih dari 90% populasi Inggris atau sekitar 2 juta jiwa, tinggal di pedesaan. Pada tahun 1801, jumlah populasi Inggris membengkak menjadi 8,3 juta, dan pada tahun 1901 telah tumbuh mencapai 30,5 juta. Karena alasan kesejahteraan ekonomi, Inggris Tenggara telah menerima lebih banyak imigran dibandingkan dengan wilayah lainnya di Britania Raya, termasuk dari Irlandia. Proporsi Penduduk dari etnis Eropa berjumlah 87,5% dari total penduduk Inggris, terutama Jerman dan Polandia.
Para pendatang dari negara-negara bekas jajahan Britania telah tiba sejak tahun 1950. Sekitar 6% dari penduduk Inggris berasal dari Asia Selatan, kebanyakan dari India dan Pakistan, sementara 2,9% populasi Inggris lainnya adalah kulit hitam, terutama dari Karibia dan negara-negara Afrika yang pernah menjadi koloni Britania Raya. Ada juga sejumlah besar etnis Tionghoa di Inggris. Pada tahun 2007, sekitar 22% dari siswa sekolah dasar di Inggris berasal dari keluarga minoritas. Sekitar setengah dari peningkatan populasi antara tahun 1991 hingga 2001 disebabkan oleh imigrasi. Masalah migrasi ini sudah menjadi perdebatan politis sepanjang tahun. Berdasarkan jajak pendapatan yang dilakukan oleh Home Office, 80% warga Inggris menginginkan agar imigrasi ke Inggris di batasi. ONS memprediksi bahwa populasi Inggris akan tumbuh menjadi 6 juta jiwa antara tahun 2004 hingga 2029.
![]() |
| Negara non-metropolitan dan otoritas kesatuan |
![]() |
| Perkiraan kelompok Etnis di Inggris dan Wales pada tahun 2009 |
- Budaya dan Kebiasaan yang Biasa Dilakukan Orang Inggris Setiap Hari
- Kebiasaan Mengantri
- Budaya Memberikan Tip
- Bertanya Tentang Gaji Adalah Tabu
- Membawa Oleh-Oleh Kecil
- Merayakan Ulang Tahun Seseorang
- Terlalu Banyak Mengucapkan Maaf, Terima Kasih, dan Tolong
- Tidak Berbicara Dengan Orang Yang Tidak Dikenal
- Patuh Terhadap Peraturan
- Selalu Menggunakan Pisau dan Garpu
- Rajin Membicarakan Tentang Cuaca
Nah, cukup sampai disini ya saya membahas tentang Inggris. Kunjungi juga post-an blog saya yaitu; Ilmu Sosial Dasar. Terima kasih!
Daftar Pustaka
- "Act of Union 1707 - UK Parliament".
- The Oxford English Dictionary, 2nd. edtn (1989).
- Office for National Statistics (2001). "Ethnic Group: Census 2001, Key Statistics for local Authorities". Sensus Britania Raya 2001.
- 2011 Census - Population and Household estimates for England and Wales, March 2011
- Office for National Statistics. "UK's major urban areas" (PDF).
- O'Brian, Harriet (24 November 2007). "The Complete Guide To: Cathedral Cities in The UK". The Independent. London.
- Office for National Statistics. "Population Estimates For UK, England and Wales, Scotland and Northern Ireland - Current data sets".
- Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB. "World Population Prospects: Analytical Report For The 2004". United Nations.
- Mason, Chris (16 September 2008). "Density of England Rises". BBC News.
- Khan, Urmee (16 September 2008). "England Is Most Crowded Country in Europe:. The Daily Telegraph. London.
- Oppenheimer 2006, halaman 378.
- "British and Irish, Descendant of Basques?".
- Oppenheimer, Stephen (10 October 2006). "What Does Being British Mean? Ask The Spanish". The Daily Telegraph. London.
- Wade, Nicholas (6 March 2007). "A United Kingdom? Maybe". The New York Times.
- Thomas, M. G. (2006). "Evidence for an Apartheid-Like Social Structure in Early Anglo-Saxon England".
- Hall, Allan (21 June 2011). "Forget two world wars and one World Cup... Geneticists Reveal 50 per Cent of Britons are German". Daily Mail. London.
- "Roman Briton After 410".
- Cameron, Keith (1994). "Anglo-Saxon Origins: The Reality of The Myth". Malcolm Todd. ISBN 978-1-871516-85-2.
- "Legacy of the Vikings". BBC News.
- Burke, Jason (9 October 2005). "An Englishman's Home Is His Casa As Thousands Go South". The Guardian. London.
- Travis, Alan (16 November 2007). "Record Numbers Leave The Country For Life Abroad". The Guardian. London.
- Office for National Statistics. "The UK Population: Past, Present and Future" (PDF).
- "One in Four Britons Claim Irish Roots". BBC News. 16 March 2001.
- "British Immigration Map Revealed." BBC News. 7 September 2005.
- Paton, Graeme (1 October 2007). "One Fifth of Children From Ethnic Minorities". The Daily Telegraph. London.
- Leppard, David (10 April 2005). "Immigration Rise Increases Segregation in British Cities." The Times. London.
- "Immigration Debate Hots Up in England". The Independent News Service.
- Milland, Gabriel (23 July 2009). "80% Say Cap Immigration". Daily Express. London.
- "50 Million Population of England Set To Rise by Six Million in 25 Years." Daily Mail. London.



Comments
Post a Comment